Sidoarjo | Radar-today – Disaat musim hujan Jalan yang terlalu rendah sangat berpotensi terjadinya banjir, hal ini sangat meresahkan masyarakat sekitar yang melewati jalan tersebut, terutama warga yang terdampak. Karena sudah menjadi langganan banjir setiap musim hujan. Hal ini membuat warga Magersari Sidoarjo mengusulkan untuk segera diperbaiki jalan yang terlalu rendah tersebut. Maka dengan menggunakan dana APBD DAU untuk dilakukan pekerjaan pembuatan pavingisasi jalan di dua tempat yang termasuk jalan yang rendah dan menjadi langganan banjir tersebut. Yaitu tepatnya di RW 5 kelurahan Magersari RT, 14 dan RT, 16 tepatnya di jalan menuju makam. Pekerjaan ini segera dilakukan karena sudah mendekati musim hujan dan untuk mengantisipasi adanya banjir yang selalu menjadi langganan di setiap musim hujan tersebut.
Pekerjaan sudah dilakukan sejak awal Agustus dan akan diselesaikan pada tanggal 24 Agustus 2026.
Plt. Lurah Magersari Sidoarjo, Su’udah SE, mengatakan tujuan dari pekerjaan pavingisasi jalan ini adalah mengurangi genangan air disaat musim hujan tiba, karena lokasi yang akan dikerjakan ini sudah menjadi langganan banjir setiap tahunnya, nantinya akan disejajarkan dengan jalan poros.
” Pavingisasi jalan ini ada dua titik yang akan dikerjakan yaitu di RT 16 tepatnya di jalan menuju makam itu memang sangat rendah dan di RT 14 juga keadaan jalannya disamping rendah juga sudah rusak banyak yang lubang dan belum paving, memang keduanya beda lokasi akan tetapi masuk di wilayah RW 5″ jelas Su’udah.
Menurutnya Pekerjaan pembuatan pavingisasi jalan di RT 14 dan RT 16 ini memang harus segera diatasi, mengingat sudah mendekati musim hujan dan kasihan warga yang selalu merasakan banjir disaat musim hujan. Adapun pekerjaan pavingisasi jalan di RT 16 panjangnya 53 m, sedangkan yang di RT 14 sepanjang 101m, dan mengenai ketinggian paving yang dikerjakan terdiri dari 13 cm sirtu, 5 cm pasir dan 6 cm paving jadi ketinggian jalan nantinya sekitar 24 cm.
“Pekerjaan pavingisasi jalan ini dilakukan oleh kontraktor lewat pengadaan dan pekerjaannya dari penyedia, masa pekerjaan dilakukan selama 30 hari. Dengan adanya pekerjaan ini diharapkan masyarakat bisa menikmatinya saat musim hujan nanti semoga tidak banjir lagi karena disini sebelumnya tidak ada tanah serapan maka rawan terjadinya genangan air, dan air surut bisa sampai berhari-hari,” pungkasnya.
Ia berharap setelah pekerjaan selesai masyarakat sekitar bisa menjaga lingkungannya menjadi lebih bersih agar nyaman aman terbebas dari banjir. (rin)












