Sidoarjo | Radar-today – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) kabupaten Sidoarjo secara aktif mendorong mutu pendidikan melalui apresiasi, pembinaan digitalisasi, dan beasiswa. Program utama mencakup apresiasi kinerja guru, Beasiswa Hafidz-Hafidzah, dukungan atlet berprestasi (O2SN), serta pencapaian internasional seperti prestasi siswa di ajang Global Youth Summit Filipina.
Berikut adalah rangkuman fokus Dispendikbud Sidoarjo terkait prestasi guru dan siswa.
Untuk prestasi Siswa Ajang Internasional, Dispendikbud kabupaten Sidoarjo memberikan apresiasi terhadap sekolah dan siswa berprestasi yang berhasil meraih juara di kompetisi global, seperti capaian siswa SMP Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo di Global Youth Summit di Filipina.

Di bidang Olahraga dan Seni, Pembinaan dan pengiriman atlet muda berprestasi untuk mewakili Sidoarjo dalam ajang O2SN Tingkat Nasional, misalnya pada cabang olahraga Renang yang baru- baru ini telah diraih oleh siswa SMPN 1 Sidoarjo tingkat Jawa Timur ,dan Cabang olahraga Bulutangkis, dan lain sebagainya. Sedangkan di bidang Keagamaan dan Akademik, Pelaksanaan program pembinaan dan pemberian Beasiswa Hafidz-Hafidzah sebagai bentuk apresiasi bagi peserta didik SD hingga SMP yang berdedikasi menghafal Al-Qur’an.
Adapun Prestasi dan Pembinaan Guru Apresiasi Pegawai, untuk apresiasi dan penghargaan rutin diberikan kepada tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan dinas yang menunjukkan kinerja terbaik dan dedikasi tinggi. Pengembangan Kompetensi, didorong melalui program seperti ‘Guru Sidoarjo Menulis’ serta transformasi digital di lingkungan sekolah untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pembelajaran. Apresiasi Inovasi Sekolah: Kepala Dispendikbud Kabupaten Sidoarjo Dr. Tirto Adi, M.Pd sangat mengapresiasi inovasi-inovasi guru yang berdampak langsung pada pelayanan pendidikan,misalnya seperti peluncuran sistem digital perizinan siswa.
Prestasi ini merupakan bentuk apresiasi atas inovasi yang dikembangkan oleh warga sekolah termasuk guru, dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo melalui program pembinaan peserta didik berprestasi bidang keagamaan, dengan ini siswa yang berprestasi akan mendapatkan penghargaan dan poin tersendiri yang nantinya bisa dibuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Tidak hanya dalam bidang keagamaan saja, bidang lainnya pun juga mendapatkan apresiasi yang sama.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo mengucapkan selamat dan sukses kepada SMP Pembangunan Jaya 2 atas prestasi luar biasa yang diraih pada di Global Youth Summit 2026.
SMP Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam ajang Global Youth Summit 2026 yang diselenggarakan di Davao, Filipina, para siswa berhasil meraih Juara 3, Juara Harapan 2, dan Juara Harapan 3, sekaligus mempertegas konsistensi sekolah dalam mencetak generasi berprestasi tingkat global.
Ajang Global Youth Summit Philippines 2026 merupakan forum internasional yang mempertemukan generasi muda dari berbagai negara untuk berkolaborasi, berinovasi, serta merumuskan solusi atas berbagai tantangan global yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kreativitas, kolaborasi, serta kemampuan komunikasi lintas budaya.
Keikutsertaan dalam Global Youth Summit 2026 menjadi pengalaman berharga bagi para siswa. Mereka tidak hanya berkompetisi, tetapi juga berkesempatan untuk bertukar gagasan berbasis isu-isu global, memperluas wawasan, serta membangun jejaring dengan pelajar dari berbagai negara. Hal ini sejalan dengan komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar internasional yang mendorong peserta didik menjadi pembelajar aktif, adaptif, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Ng. Tirto Adi, MP., M.Pd., turut memberikan apresiasi atas capaian gemilang tersebut. Ia menyampaikan, Selamat dan sukses atas diraihnya Juara 3, Juara Harapan 2 dan Juara Harapan 3 di Global Youth Summit 2026 yang dilaksanakan di Filipina. “Semoga pencapaian ini menjadi pemantik semangat untuk terus berinovasi, berprestasi, dan senantiasa menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Sidoarjo.” Ucap Tirto
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo mampu bersaing di tingkat internasional. Ia juga berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk terus meningkatkan mutu pendidikan serta mendorong siswa agar berani tampil dan berprestasi di ajang global.
Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari kerja keras siswa, bimbingan guru, serta dukungan penuh dari pihak sekolah dan orang tua. Kolaborasi yang kuat antara seluruh pihak tersebut menjadi kunci dalam mengantarkan siswa meraih prestasi di tingkat internasional.
Sementara itu sekolah lainnya juga masih banyak yang telah menorehkan prestasinya di bidang-bidang yang lain. Seperti SMPN 1 Sidoarjo yang tahun 2025 kemarin telah berhasil mendapatkan penghargaan dari Kemendikbud sebagai sekolah berprestasi.
” Kami berharap tahun 2026 ini kembali menjadi sekolah berprestasi lagi,” ujar Matnuri, kepala SMPN 1 Sidoarjo.
Sementara itu di tahun 2026 ini masih banyak perolehan prestasi siswa dibidang akademik antara lain nilai tahun ini , TKA tertinggi (96,67), Bahasa Indonesia nilainya (100).
Bidang olahraga Renang Artistik Aquatik , dan beregu tahun 2026 ini telah menorehkan prestasi luar biasa di tingkat nasional oleh pasangan Aulia Zulfa Ramadhani dan Gendhis Safirah Irfaniar berhasil meraih dua emas di kejurnas 2026 di kolam renang gelanggang olahraga Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta (5-7 Mei 2026).
Bidang UKS juga diraih juara Jawa Timur. Sedangkan lomba pemuda tingkat Internasional yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan juga meraih prestasi gemilang yaitu Aqila Darryl Rahma Raharjo, mendapatkan prestasi Honorable Mention.
Prestasi-prestasi itu bisa digunakan sebagai penunjang sekolah yang lebih tinggi dan mempermudah melalui jalur prestasi ke Sekolah yang lebih tinggi.
Upaya mensuport agar guru bisa berprestasi yaitu kompetensi peningkatan kompetensi mereka, kalau ada event diharapkan semua guru bisa mengikutinya dan sekolah akan selalu mendukung. Kemampuan literasinya dikuatkan melalui satu hari belajar. Agar tidak hanya siswa yang berprestasi namun gurunya juga ikut berprestasi. Kami berharap prestasi-prestasi ini tetap dipertahankan dan kalau bisa dinaikkan, agar tidak dipandang sebelah mata.
Diharapkan, prestasi ini menjadi langkah awal untuk pencapaian-pencapaian yang lebih tinggi di masa yang akan datang.(rin/adv)












