PLN Jawa Timur Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Lewat Sinergi Bersama Pemerintah Daerah dan Stakeholder

Surabaya | Radar-today – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus memperkuat pengembangan ekosistem kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, PLN Group, perbankan, pengembang perumahan, hingga pelaku usaha. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung transisi energi bersih, pengurangan emisi karbon, dan perluasan gaya hidup ramah lingkungan di Jawa Timur.

Berbagai sinergi dilakukan di sejumlah daerah. Di Kota Pasuruan, PLN UP3 Pasuruan beraudiensi dengan Pemerintah Kota Pasuruan dan diterima langsung oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo. Dalam pertemuan tersebut, PLN memaparkan pengembangan kendaraan listrik, layanan home charging, solusi sewa kendaraan listrik, hingga potensi pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di titik strategis. Kegiatan juga dilanjutkan dengan test drive kendaraan listrik bersama Wali Kota Pasuruan.

“Kami menyambut baik inisiatif PLN dalam mendukung transformasi energi bersih di Kota Pasuruan. Kendaraan listrik merupakan bagian dari masa depan transportasi yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Tentunya kami akan membuka ruang komunikasi dan kolaborasi lebih lanjut terkait pengembangan SPKLU maupun pemanfaatan kendaraan listrik di Kota Pasuruan,” ungkap Adi Wibowo.

Di Trenggalek, PLN UP3 Ponorogo bersama PLN Group menggelar audiensi strategis dengan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. Pertemuan ini membahas pengembangan energi hijau, digitalisasi layanan, percepatan ekosistem kendaraan listrik, serta dukungan menuju target Net Zero Carbon di Kabupaten Trenggalek. PLN juga memperkenalkan inovasi SINAR APUNG, yakni penyediaan listrik untuk rumah apung berbasis energi angin dan surya yang dapat dipantau secara realtime melalui aplikasi.

“Kami menyambut baik kolaborasi bersama PLN Group dalam menghadirkan solusi energi hijau dan digitalisasi layanan di Kabupaten Trenggalek. Pemerintah Kabupaten Trenggalek berkomitmen mendukung pengurangan emisi karbon, termasuk melalui asesmen kendaraan dinas berbahan bakar minyak untuk dikonversi menjadi kendaraan listrik, pengembangan PLTS, serta pemanfaatan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” ujar Mochamad Nur Arifin.

Sinergi serupa juga dilakukan di Mojokerto melalui kunjungan PLN UP3 Mojokerto ke Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko. Kegiatan tersebut menjadi ruang penguatan koordinasi terkait infrastruktur kelistrikan, transisi energi, dan pengenalan Electrifying Lifestyle melalui pengalaman langsung berkendara menggunakan kendaraan listrik.

“Saya baru saja melaksanakan test drive mobil listrik yang sangat nyaman dan memberikan pengalaman berkendara yang modern serta ramah lingkungan. Saya berharap ke depan kendaraan listrik dapat semakin dimanfaatkan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto sebagai bentuk dukungan terhadap penggunaan energi bersih dan transisi menuju transportasi yang lebih efisien serta berkelanjutan,” tutur Teguh.

Di Madura, PLN UP3 Madura menjajaki kemitraan penyediaan SPKLU bersama Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Pertemuan yang dipimpin Manager PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi, bersama jajaran tersebut membahas kesiapan regulasi dan fasilitas pendukung untuk menyambut transisi energi di lingkungan pemerintahan, sekaligus mendorong Pamekasan menjadi salah satu pionir penggunaan energi bersih berkelanjutan di Pulau Madura.

Selain itu, PLN di Sidoarjo memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terkait kesiapan dan ketersediaan infrastruktur SPKLU. Di Jember, PLN menggandeng BRI dan developer perumahan dalam kerja sama layanan kelistrikan sekaligus mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik melalui EV Motor Show 2026. Sementara di Malang, PLN menjajaki kerja sama penyediaan SPKLU dan produk EV bersama PT Bagong Dekaka Makmur.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan bahwa penguatan ekosistem kendaraan listrik membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara PLN, pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, dan masyarakat.

“PLN UID Jawa Timur terus berkomitmen mendukung percepatan transisi energi bersih melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang semakin mudah diakses masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai stakeholder menjadi langkah penting untuk menghadirkan infrastruktur SPKLU, layanan home charging, serta solusi kendaraan listrik yang andal, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Ahmad.

Melalui berbagai kolaborasi tersebut, PLN Jawa Timur berharap kendaraan listrik semakin dikenal dan diminati masyarakat. Kehadiran SPKLU, layanan home charging, inovasi energi hijau, serta kerja sama lintas sektor diharapkan mampu mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang modern, nyaman, efisien, dan berkelanjutan di Jawa Timur.(rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *